MATERI TEKNOLOGI LAYANAN JARINGAN BAB 1, BAB 2, DAN BAB 3
NAMA : DIANA RESA
KELAS : XI TKJ 1
No. : 08
BAB 1
KERAGAMAN KOMUNIKASI
Keragaman Komunikasi adalah satu atau lebih metode yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi yang saling berhubungan antar individu, baik itu hubungan individu, kelompok maupun masyarakat.
Keragaman Komunikasi diklasifikasikan menjadi 4:
1. KOMUNIKASI AUDIO
Komunikasi audio adalah komunikasi untuk menyampaikan (mengirim atau menerima) informasi dalam bentuk suara atau pendengaran.
Contoh : radio, telepon, dll
Jenis Audio dalam Komunikasi Data:
• Audio visual
• Streaming Audio
• Respon Audio
• Audio Oscillator
• Audio Modem Riser
Perangkat Audio dalam Komunikasi Data:
• CODEC audio
• Audio Controller
• Microphone & Speaker
Jenis tipe format file audio:
• mp3
• AIFF
• ogg
• wav
• AAC
• WMA
• Real-audio
2. KOMUNIKASI VIDEO
Komunikasi Video yaitu komunikasi untuk menyampaikan (mengirim atau menerima) informasi dalam bentuk Visual atau Penglihatan.
Contoh : Big screen yang menampilkan iklan di kota kota.
3. KOMUNIKASI AUDIO VIDEO
Komunikasi Audio Video yaitu komunikasi untuk menyampaikan (mengirim atau menerima) informasi dalam bentuk Visual dan Suara.
Contoh : Televisi, Video Call, dll.
Karakteristik atau ciri-ciri utama teknologi media audio-video adalah sebagai berikut :
• Biasanya bersifat linier
• Biasanya menyajikan visual yang dinamis
• Digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang atau pembuatnya
• Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau gagasan abstrak
4. KOMUNIKASI DATA
Komunikasi Data yaitu jenis komunikasi dimana informasinya dikirim dan diterima berupa data digital yang terhubung dalam jaringan internet.
Contoh : HP, komputer, dll
Ada 5 komponen dalam sistematis Komunikasi Data
• Sumber
• Transmitter
• Sistem Transmisi (Cooper media, Optical media, Wireless media)
• Penerima
• Destination
Metode Komunikasi Data :
A. Simplex
Yaitu komunikasi satu arah, pengirim hanya bisa mengirim pesan ke penerima dan tidak dapat menerima pesan dan penerima hanya dapat menerima pesan dari pengirim dan tidak dapat mengirim pesan (Contoh : Radio, Televisi, dll)
B. Half-Duplex
Yaitu komunikasi dua arah, pengirim dan penerima masing – masing dapat mengirim dan menerima pesan tetapi secara bergantian (Contoh : Walkie Talkie, Chatting, dll)
C. Full-Duplex
Yaitu komunikasi dua arah seperti Half-Duplex, tetapi penerima dan pengirim dapat mengirim dan menerima pesan secara bersamaan dalam satu waktu (Contoh : Telepon, Video Call, dll)
BAB 2
STANDAR KOMUNIKASI DATA
Standar komunikasi adalah protokol, protokol merupakan sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah , protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
1. Jenis Komunikasi Data :
Jenis Komunikasi Data melalui infrastruktur terresterial.
Jenis Komunikasi Data melalui satelit.
2. Komponen Komunikasi Data :
• Pengirim
• Penerima
• Data/Pesan Protocol
Media Pengirim
3. Sistem Komunikasi Data :
• Titik Ke titik ( point to point communications )
• Titik ke beberapa Penerima ( Multipoint Communications )
• Menyebar ( Broadcasting Communications )
STANDAR ORGANISASI
Standarisasi dalam bidang telekomunikasi merupakan suatu hal yang sangat penting. Sekarang ini dikenal ada badan-badan atau organisasi yang menangani masalah standarisasi, yaitu: standarisasi tingkat nasional, regional, dan internasional.
Pada tingkat internasional, paling tidak dikenal ada dua badan internasional yang sangat berpengaruh pada bidang telekomunikasi. Badan itu adalah:
• ITU (International Telecommunication Union)adalah bertempat di Geneva (Swiss), yang telah menghasilkan lebih dari 2000 standard.
• ISO (International Standardization Organization) adalah badan ini mempunyai sejumlah standar komunikasi data yang sangat penting. Dan lain sebagainya.
Osi layer
Osi adalah standar komunikasi yang ada di dalam jaringan komputer itu sendiri, oleh karena itu semua alat kmunikasi saling berkomukasi melalui jaringan. Osi di buat iso tahun 1977 di eropa.
Berikut susunan komponen pada 7 Osi Layer beserta Fungsinya :
• Application layer berfungsi sebagai antarmuka dengan apliksi dengan fungsiolitas jaringan mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.
• Presentation layer berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi kedalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.
• Session layer berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat dipelihara atau di hancurkan.
• Transport layer berfungsi untuk memecahkan data kedalam paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan yang telah diterima.
• Network layer berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP membuat header untuk paket-paket dan kemudian melakukan routing melalui internet-working dengan menggunakan router dan switch layer 3.
• Data Link layer berfungsi menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokan menjadi format yang disebut sebagai frame.
• Physical laye berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya ethernet atau token ring), topologi jaringan dan pengkabelan.
Keuntungan dan kelemahan OSI sebagai berikut :
Keuntungan OSI
1. Memberikan bahasa dan referensi yang sama antara sesama profesional jaringan
2. Membagi tugas jaringan menjadi lapisan logis untuk kemudahan pemahaman
3. Menyediakan fleksibilitas untuk fitur-fitur khusus pada tingkat yang berbeda
4. Memudahkan dalam pemecahan masalah
5. Mendorong standar interoperabilitas antara jaringan dan perangkat
6. Menyediakan modularitas dalam fitur jaringan (pengembang dapat mengubah fitur tanpa mengubah pendekatan keseluruhan), sehingga Anda dapat bermain di antara modul.
Kelemahan OSI
1. OSI Layer-2 bersifat teoretis dan tidak menjalankan fungsi sebenarnya
2. Implementasi industri jarang memiliki hubungan lapis-ke-lapisan
3. Protokol yang berbeda dalam tumpukan melakukan fungsi yang berbeda yang membantu menerima dan mengirim data pesan secara keseluruhan
4. Implementasi protokol tertentu mungkin tidak mewakili setiap lapisan OSI (atau dapat tersebar di beberapa lapisan)
BAB 3
PROSES KOMUNIKASI
Komunikasi jaringan komputer
adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan komputerk untuk bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah untuk dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan menyediakan layanan (layanan). Selain itu, peran jaringan komputer diperlukan untuk mengintegrasikan data antara komputer Klien sehingga data yang relevan diperoleh. Pihak yang menerima layanan disebut Klien dan pihak yang menyediakan layanan disebut Server. Desain ini disebut sistem Client-Server, dan digunakan di hampir semua aplikasi jaringan komputer.
Ada 4 komponen utama dalam komunikasi jaringan komputer :
1. Pengirim adalah Suatu proses di mana seseorang atau sekelompok orang, kelompok, organisasi dan komunitas membuat dan menggunakan informasi.
2. Protokol adalah aturan atau standar yang mengatur atau memungkinkan terjadinya koneksi, komunikasi, dan transfer data antara dua atau lebih titik komputer.
3. Media Transmisi adalah Media yang menghubungkan pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, data terlebih dahulu dikonversi menjadi kode / isyarat, dan isyarat ini akan dimanipulasi dengan berbagai cara untuk dikonversi kembali menjadi data data
4. Receiver adalah pihak target dari pesan yang dikirim oleh sumber (komunikator). Pertama pengirim mengirim sinyal informasi ke penerima melalui protokol pengkodean yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, kemudian sinyal melalui media transmisi dan melalui protokol kedua diterjemahkan kembali menjadi sinyal digital sebelum memasuki penerima dalam hal ini penerima protokol dapat disebut sebagai penerjemah informasi data.
1. Berdasarkan Jangkauan Geografis
a. LAN
Local Area Network atau sering disingkat LAN adalah jaringan yang hanya mencakup area kecil, seperti warung internet, kantor, atau sekolah. Umumnya area LAN tidak jauh dari 1 km persegi. Biasanya jaringan LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet yang memiliki kecepatan transfer data sekitar 10, 100, bahkan 1000 MB / s. Selain menggunakan teknologi Ethernet, tidak sedikit juga menggunakan teknologi nirkabel seperti Wifi untuk jaringan LAN.
b. MAN
Metropolitan Area Network atau MAN adalah jaringan yang mencakup kota dengan kecepatan transfer data yang tinggi. Di satu sisi, jaringan MAN adalah kombinasi dari beberapa jaringan LAN. Jangakauan dari jaringan MAN berkisar 10-50 km. MAN hanya memiliki satu atau dua kabel dan tidak dilengkapi dengan elemen switching yang berfungsi untuk membuat desain lebih sederhana.
c. WAN
Wide Area Network atau WAN adalah jaringan yang mencakup wilayah geografis yang luas, seperti negara atau bahkan benua. WAN umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan lokal sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain meskipun mereka berada di lokasi yang berbeda.
2. Berdasarkan distribusi sumber informasi / data
a. Jaringan Terpusat
adalah jaringan yang terdiri dari komputer klien dan komputer server di mana komputer klien merupakan sumber informasi / data yang berasal dari komputer server. Dalam jaringan terpusat, ada istilah terminal bisu (terminal bisu), di mana terminal ini tidak memiliki perangkat pengolah data.
b. Jaringan Terdistribusi
Jaringan ini adalah hasil dari kombinasi beberapa jaringan terpusat yang memungkinkan beberapa server komputer dan klien yang terhubung untuk membuat sistem jaringan tertentu.
3. Berdasarkan media transmisi data yang digunakan
a. Jaringan Berkabel (Wired Network)
Media transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini adalah kabel. Kabel digunakan untuk menghubungkan satu komputer ke komputer lain untuk bertukar informasi / data atau terhubung ke internet. Salah satu media transmisi yang digunakan dalam Wired Network adalah kabel Ush (Unshielded Twisted Pair).
b. Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Jaringan ini menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirim sinyal informasi / data antara satu komputer dan komputer / perangkat lain. Adaptor nirkabel, salah satu media transmisi yang digunakan dalam jaringan nirkabel
4. Berdasarkan peran dan hubungan masing-masing komputer dalam memproses data
a. Jaringan Cilent-Server
Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih komputer Server dan komputer Klien. Biasanya terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer klien. Komputer server bertugas menyediakan sumber daya data, sedangkan komputer klien hanya dapat menggunakan sumber daya data.
b. Jaringan Peer to Peer
Dalam jaringan ini, setiap komputer, baik komputer Server maupun komputer Klien memiliki posisi yang sama. Jadi, komputer Server bisa menjadi komputer Klien, dan sebaliknya komputer Klien juga bisa menjadi komputer Server.
5. Berdasarkan Topologi Jaringan
a. Topologi Bus
merupakan suatu cara atau metode yang digunakan dengan menghubungkan dua maupun lebih pada komputer secara serial menggunakan kabel utama untuk pusat lalu lintas data atau sebagai center. Secara umum topologi ini digunakan pada jaringan yang memiliki skala kecil yang mana untuk seluruh perangkat jaringan terhubung melalui kabel tunggal.
b. Topologi Star
Topologi bintang atau yang sering disebut topologi star menggunakan hub/switch sebagai node tengah untuk saling terhubung satu sama lain dari client server menuju ke server atau sebaliknya.
c. Topologi Ring
merupakan sebuah cara dalam menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dengan rangkaian yang membentuk titik-titik di mana masing-masing titik tersebut terhubung dengan dua titik lainnya dalam satu jaringan.
d. Topologi Mesh
merupakan sebuah jaringan komputer yang mana untuk bentuk koneksi antara perangkat komputer akan saling berhubungan secara langsung pada satu jaringan saja.
e. Topologi Tree
adalah gabungan dari topologi star dengan topolog bus. Untuk kedua gabungan tersebut berada pada satu jaringan yang mana keduanya menjadi kumpulan dari topologi star yang telah dihubungkan pada topologi bus. Sehingga untuk setiap klien akan dikelompokkan pada sebuah kelompok untuk dijadikan sebagai pusat komunikasi. hal ini seperti struktur pada jaringan topologi star.
Komentar